Home / berita umum / AKP MA Irawan Jadi Korban Penyerangan

AKP MA Irawan Jadi Korban Penyerangan

AKP MA Irawan Jadi Korban Penyerangan  – Polsek Metro Penjaringan di serang seseorang pria bernama Rohandi pada Jumat (9/11) kira-kira waktu 01. 35 WIB. Kepala Utama Layanan Kepolisian (SPK) Polsek Metro Penjaringan AKP MA Irawan jadi korban penyerangan hingga alami luka gampang di tangan kanan.

Aktor pun menyerang beberapa polisi yg tengah bekerja. Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengonfirmasi sehubungan penyerangan itu. Tapi ia menolak serangan berkenaan dengan grup teroris.

” Tidak ada keterkaitannya dengan teroris, “

Rachmat memaparkan moment itu berlangsung kala saat Irawan tengah melakukan pekerjaan piket di SPK. Tapi tak diduga hadir Rohandi mengendarai sepeda motor type bebek. Ia juga memarkir kendaraan itu di luar gerbang.

Tidak lama setalah itu, Rohandi turun dari motor serta dipanggil oleh Brigadir Sihite yang disebut petugas SPK. Tapi Rohandi langsung menyerang Sihite dengan pisau.

” Aktor langsung menyerang anggota polisi itu dengan gunakan sebilah golok serta pisau babi yg lalu anggota polisi itu menghindar serta mengharap pemberian partnernya yg tengah berjaga di SPK terus aktor menguber serta ke arah ke lobi SPK lalu korban mengupayakan menantang aktor, ” paparnya.

Kala itu, Rohandi malahan mengatakan kalimat takbir. Ia juga melempar pisau babi yg dibawa di tangan kiri serta menyerang dengan golok di tangan kanan.

” Aktor melempar pisau babi yg dipegang di tangan kirinya serta golok tetap dipegang di tangan kanannya sembari menyerang petugas kepolisian serta korban terjatuh terserang sabetan golok aktor, ” tuturnya.

Rachmat meneruskan, satu diantaranya petugas pada akhirnya ke arah ke belakang area reskrim serta area PPA. Kala itu terlihat Rohandi tengah menguber petugas yang lain.

Rohandi lalu kembali arah serta menyerang anggota polisi yang lain yakni Aipda Dedi Raharjo serta Aipda Giyarto yg berada di area PPA dengan teriakan Allahu Besar sekitar kedua kalinya.

” Aktor pecahkan pintu kaca ruang dengan golok yg dipegangnya serta menyerang Aipda Dedi serta Aipda Giyarto lalu Aipda Giyarto mengupayakan menahan aktor tapi aktor konsisten menyerang serta selalu meneriakkan takbir lalu Aipda Giyarto, ” paparnya.

Rachmat menyampaikan, Giyarto juga pada akhirnya memberi tembakan peringatan. Tapi Rohandi konsisten kerjakan penyerangan.

” Memberi tembakan peringatan tapi aktor tidak mengacuhkan yg lalu petugas melumpuhkan aktor dengan menembak pangkal lengan aktor hingga golok yg dipegang aktor terlempar serta aktor bisa ditangkap, ” tuturnya

About admin