Home / mancanegara / AS Mempertimbangkan Opsi Militer Setelah ISIS Kian Eksis di Libya

AS Mempertimbangkan Opsi Militer Setelah ISIS Kian Eksis di Libya

Kelompok militan radikal ISIS terus melebarkan sayapnya hingga sampai Libya. Pemerintah Amerika Serikat pun dilaporkan sedang mempertimbangkan kemungkinan mengambil tindakan militer di negeri yang juga tengah mengalami konflik yang berkepanjangan tersebut.

Juru bicara Pentagon, Peter Cook menyatakan kalau perkembangan ISIS di Libya cukup pesat dan memprihatinkan. Amerika Serikat pun tengah menimbang opsi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Kepada AFP, Kamis (28/1/2016) Peter Cook menyatakan jika AS sedang mempertimbangkan untuk melakukan opsi-opsi militer serta sejumlah opsi lainnya melihat perkembangan ISIS serta situasi di Libya.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat selalu melakukan persiapan sebagai bentuk kewaspadaan kalau ISIS yang memiliki nama lain ISIL menjadi ancaman yang lebih besar daripada sekarang ini di Libya.

Perlawanan rakyat Libya di tahun 2011 untuk menggulingkan diktator Muammar Khadafi langsung berubah dengan cepat menjadi gerakan revolusi bersenjata yang mendapat dukungan dari NATO. Akan tetapi lengsernya Khadafi lalu diikuti dengan berbagai kekacauan dan perpecahan politik yang tak kunjung selesai.

Pada Juni 2015 silam, para militan ISIS berhasil menguasai Kota Sirte yang berlokasi 450 kilometer sebelah timur ibukota Tripoli. Kelompok ISIS juga sudah merebut pembangkit listrik serta bandara yang ada di kota Sirte dan memiliki 3 ribu anggota di Libya.

About admin