Home / berita umum / Dengan Modus Ngaku WN Brunei Menipu Hingga Rp 100 Juta

Dengan Modus Ngaku WN Brunei Menipu Hingga Rp 100 Juta

Dengan Modus Ngaku WN Brunei Menipu Hingga Rp 100 Juta – Unit 4 Subdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya tangkap komplotan penipu yg mengatakan jadi WN Brunei. Beberapa pemeran berpura-pura ingin jual 500 unit hp terhadap korban.

Ke empat terduga yaitu MH (36) , S (45) serta AS (39) diamankan Team Unit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dibawah pimpinan AKP Rovan Richard Mahenu pada 18 Juli 2019. Mereka diamankan seusai mengerjakan penipuan pada 17 Juli 2019 di lokasi Jatinegara, Jakarta Timur.

” Modusnya terduga MH ia ngaku WNA Brunei. Ia ngaku WNA yg miliki barang HP sejumlah 500 unit mau di jual, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono terhadap wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/7/2019) .

Beberapa terduga mengarah korban-korban di mal di daerah Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam laganya MH awalannya dekati korban dengan berpura-pura pinjam korek terhadap korban serta ajak bercakap korban, dan dia mengatakan jadi masyarakat negara Brunei.

Setelah itu, terduga S hadir serta mendekati korban serta terduga MH. Dia mengatakan jadi orang yg kerja di Pertamina serta bersahabat dengan MH.

” (Terduga MH) pemeran membisiki korban ia miliki HP 500 unit serta ingin jual. Bila terjual, kelak bapak (korban) saya kasih fee 15 prosen tetapi ketentuannya pinjam rekening. Dengan tipu daya korban menurut serta berikan nomor rekening, ” papar Argo.

Seusai disetujui, ke-2 terduga itu memohon korban perlihatkan saldo awal uang yg ada pada rekening korban. Korban serta ke-2 terduga selanjutnya berjalan memakai mobil yg disopiri oleh terduga AS ke arah mesin ATM paling dekat.

” Waktu telah oke, lantaran diimingi 15 prosen (keuntungan) ia (korban serta terduga) selanjutnya masuk ke ATM. Pemeran katakan ke korban cek dahulu saldo mu berapakah. Korban masukin kartu ATM serta tekan pin serta pin ini yg diingat sama pemeran, ” kata Argo.

” Waktu oke lihat saldo serta keluar kartunya, entahlah bagaimana tekniknya kartunya dapat diganti dengan yg palsu. seusai bisa (kartu ATM korban) terduga pergi, ” sambungnya.

Ke-tiga terduga itu langsung kuras isi di kartu ATM itu. Beberapa terduga didapati telah 5 kali berlaga dengan modus yg sama serta dapatkan uang capai Rp 100 juta.

” Mereka ngaku telah 5 kali berlaga serta 3 orang (terduga) ini sudah pernah diamankan di Jakarta Utara dalam masalah yg sama, ” tuturnya.

Atas tingkah lakunya, beberapa terduga digunakan Masalah 363 KUHP, 378 KUHP serta Masalah 3, 4, 5 junto Masalah 2 ayat (1) huruf P serta R UU RI nomer 8 tahun 2010 mengenai mencegah serta pembasmian tindak pidana pencucian uang. Mereka terancam hukuman saat 20 tahun penjara.

About penulis77