Home / indonesia / Dokter Jiwa Indonesia: Homoseks Wajib Menjaga Perilaku dan Berhak Diobati

Dokter Jiwa Indonesia: Homoseks Wajib Menjaga Perilaku dan Berhak Diobati

Para kaum homoseks digolongkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PP PDSKJI) sebagai orang yang memiliki permasalahan kejiwaan. Akan tetapi mereka juga tetap memiliki hak-hak yang juga harus mereka dapatkan.

Ketua Umum PP PDSKJI Danardi Sosrosumihardjo mengatakan melalui keterangan pers, Sabtu 20 Februari 2016 jika dalam UU Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa dan Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ)-III sudah mengatur hak mereka yang mengidap gangguan kejiwaan, serta untuk mereka yang masuk atau digolongkan sebagai orang yang mengalami permasalahan kejiwaan.

Danardi mengatakan kalau mereka memiliki hak untuk mendapat informasi yang tepat terkait kesehatan jiwa, pelayanan sesuai standar kesehatan jiwa, informasi yang jujur serta lengkap tentang kesehatan jiwanya, mendapat lingkungan yang kondusif untuk perkembangan jiwa serta obat psikofarmaka sesuai dengan kebutuhan.

Mereka memiliki hak untuk mendapatkan obat sesuai dengan kebutuhan. Mereka pun berhak untuk mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, diskriminasi serta eksploitasi.

Akan tetapi Danardi juga menggaris bawahi kewajiban yang juga perlu mereka penuhi dan lakukan. Orang yang memiliki masalah kejiwaan tanpa terkecuali homoseks memiliki kewajiban untuk memelihara kesehatan jiwa mereka. Mereka harus menjaga serta menyesuaikan perilaku mereka dengan lingkungan normal.

About admin