Home / Uncategorized / Dua Aktor Penyeludupan Sabu Sabu Berhasil Ditangkap Polisi

Dua Aktor Penyeludupan Sabu Sabu Berhasil Ditangkap Polisi

Dua Aktor Penyeludupan Sabu Sabu Berhasil Ditangkap Polisi  – Pendapatan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia rupanya belum juga cukup buat Holis (20) serta Sofyan (50) . Buktinya, ke-2 warga Sampang Madura ini nekat terima order terlarang jadi kurir serta pengedar sabu punya seseorang bandar di Malaysia.

Untung, usaha penyelundupan barang haram ini sukses digagalkan petugas kombinasi Bea Cukai, BNN, Pomal serta Polda Ja-tim, Selasa (3/10/2017) saat lalu. Holis serta Sofyan diringkus saat tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda.

Selagi itu, Holis ketahui membawa 695 gr sabu. Dan Sofyan membawa 1490 gr. Berdasarkan keterangan petugas, ke-2 pengedar ini memanfaatkan modus tidak serupa.

Holis contohnya, memasukkan sabu-sabu dalam gagang koper yg dibawa. Dan Sofyan memasukkannya dalam dinding koper yg dijahit saat rapi.

“Tetapi, keduanya terdeteksi petugas selagi melewati mesin x-ray. Kami selanjutnya melaksanakan tes atas barang itu. Akhirnya, positif punya kandungan methapethamine. Buat pengembangan masalah ini, ke-2 tersangka kami serahkan ke Dirnarkoba Polda Ja-tim, ” tegas Kepala Kantor Bea Cukai Juanda Mochamad Mulyono, Rabu (4/10/2017) .

Kapolda Ja-tim Irjen Pol Machfud membetulkan terdapatnya penangkapan jaringan narkoba antarnegara itu. Waktu ini pihaknya tengah melaksanakan pengembangan masalah. Lebih-lebih buat menelusuri jaringan asal Malaysia itu di Surabaya.

“Apapun itu, kami benar-benar prihatin. Nyata-nyatanya masih tetap ada yg berani melaksanakan penyelundupan narkoba dari Malaysia dibawa ke Indonesia. Tapi, Alhamdulillah petugas sukses menganggalkan, ” ujarnya.

Waktu ini, lanjut Machfud, penyidik masih tetap mencari tahu peluang jaringan beda di Surabaya. Termasuk lokasi pemasaran barang haram itu. “Untuk ke-2 tersangka, sesaat masih tetap berposisi menjadi kurir. Mereka mengakui mendapatkan penghasilan Rp30 juta seandainya sabu yg dibawa lolos dari pengecekan petugas di bandara, ” tukasnya.

Machfud mengungkap, narkoba yg dibawa tersangka Holis dari Malaysia itu idenya kelak dapat diedarkan di lokasi lebih kurang Jawa Timur. Tetapi, mesti transit terlebih dulu di Bandara Juanda.

“Tersangka ini mengakui, narkoba itu punya HR seseorang TKI yg bekerja di Malaysia. Atas anjuran HR ke tersangka Holis, selanjutnya Holis itu dapat dijemput di bandara oleh orang, seterusnya baru dibawa ke Madura. Tetapi Holis udah sukses di tangkap polisi, ” ujarnya.

Atas kelakuannya, ke-2 tersangka dijerat pasal 113 ayat (2) Undang-undang RI no 35 th. 2009 terkait narkotika, ancaman hukumannya dapat pidana mati atau penjara seumur hidup. Sesaat tanda untuk bukti lebih dari 2 kg sabu dihilangkan.

Menyikapi peristiwa mirip, Machfud menginginkan terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur supaya memberikannya hukuman berat terhadap beberapa pengedar ataupun penyelundup narkoba.

“Jangan cuma berkasnya tidak tipis, selanjutnya tuntutannya itu enteng. Sebisa bisanya tuntutannya optimal. Contohnya seumur hidup atau bahkan juga hukuman mati, ” berharap Machfud.

About