Home / berita umum / Harga Telur Terus Melonjak Tinggi

Harga Telur Terus Melonjak Tinggi

Harga Telur Terus Melonjak Tinggi – Harga telur ayam di Kabupaten Ciamis melambung Rp 27 ribu per kg, harga pada awalnya Rp 23 ribu per kg. Tingginya harga telur ayam beberapa elemen, antara lainnya karna produksi penurunan kurang lebih 25 prosen.

Melambungnya harga telur ayam tdk bikin peternak mendapatkan keuntungan besar. Pasalnya, ongkos produksi kenaikan sesaat hasil produksi alami penurunan.

Ketua Paguyuban Peternak Ayam Petelur Ciamis (P2APC) Ade Kusnadi dengan kata lain Akaw menjelaskan kenaikan harga telur dipicu melonjaknya harga pakan yg nilai pindah rupiah. Diluar itu, ada kebijakan pemerintah pembatasan bibit ayam atau DOC.

” Elemen yg pengaruhi tingginya harga telur cukup banyak. Jadi penawaran dengan keinginan tdk seimbang. Kebijakan pengurangan 9, 5 prosen DOC beberapa lain waktu. Populasi ayam petelur menyusut, ” papar Akaw di kandang ayam petelur Kelurahan Sindangrasa Kecamatan Ciamis, Jawa Barat, Jumat (23/7/2018).

Akaw memaparkan, pada cuaca dingin waktu ini ayam petelur terserang penyakit yg membuat produksi menyusut. Yg pada awalnya meraih 90 prosen waktu ini turun jadi 80 hingga 85 prosen.

Juga ada, pergantian tehnik pemeliharaan memanfaatkan tehnologi yg belum pula dikuasai seluruhnya oleh peternak. Jadi ayam pedaging lambat.

” Peternak kemungkinan kecil pakan, karna resiko negatifnya jadi tambah besar, konsisten berpedoman pada peraturan pemberian pakan. saja pakan konsisten, namun produksi alami penurunan, ” kata Akaw yg pula sebagai Pengurus Perhimpunan Insan Peternak Rakyat Petelur Nasional lokasi Priangan.

Dia memaparkan, pada waktu normal, rata-rata produksi telur di Ciamis meraih 50 ton /hari, tapi waktu ini hingga 40 ton /hari. Produksi telur Ciamis untuk memasok keperluan telur di Tasikmalaya, Bandung, Banjar, Pangandaran Jakarta.

Menurut Akaw, produksi telur Ciamis belum pula sanggup seluruhnya keinginan. Oleh karena itu didambakan upaya peternakan ayam petelur di Ciamis selalu tumbuh.

Situasi ini bikin peternak kuatir, disaat produksi telur nasional turun harga selalu melambung, dapat saja kapan saja telur import masuk ke Indonesia.

” Waktu ini udah pasar bebas, jadi tdk tutup Indonesia kehadiran telur dari luar negeri. Itu dapat bikin kehadiran peternak lokal dalam negeri jadi tambah terancam, ” kata Akaw.

About admin