Home / Uncategorized / Mahasisiwi Hamil 6 Bulan Terjaring Razia Didalam Kamar Hotel

Mahasisiwi Hamil 6 Bulan Terjaring Razia Didalam Kamar Hotel

Mahasisiwi Hamil 6 Bulan Terjaring Razia Didalam Kamar Hotel – Razia penyakit orang-orang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat yang di gelar Satpol PP, Kamis (10/8/2017) malam berhasil menjaring seseorang mahasiswi di satu kamar hotel. Mahasiswi yang mengakui tengah hamil enam bulan ini memakai hp pintarnya untuk mencari mangsa sekalian transaksi sex lewat beragam sosial media.

Razia pekat diawali jam 22. 30 WIB sampai Jumat awal hari. Sebelas tempat di check. Di satu diantara hotel di Jalan Ahmad Yani, Kampung Cina, Bukittinggi, petugas mencurigai seseorang wanita muda penghuni kamar hotel.

Waktu di check, wanita berumur 21 th. berinisial Ct, warga Palembang, Sumatera Selatan ini tidak mempunyai kartu bukti diri. Mahasiswi satu perguruan tinggi swasta di Kota Padang ini mengakui tengah hamil enam bulan. Sebelumnya petugas datang, Ct masuk serta menyewa kamar hotel dengan seseorang pria hidung belang.

Berdasar pada pengakuannya, petugas segera menggelandang Ct ke Kantor Dinas Satpol PP Bukittinggi. Kepala Dinas Satpol PP Kota Bukittinggi Syafnir menyebutkan, dari hp punya Ct, petugas temukan chat di sosial media punya Ct diisi transaksi sex pada Ct dengan beberapa pelangannya.

Dalam chat paling akhir diketemukan urutan transaksi sex sampai janji bermalam di hotel itu. ” Yang berkaitan mengakui tengah hamil, waktu di tanya dia tidak miliki KTP. Semula dia dengan pasangan yang bukanlah suaminya, namun pasangannya telah keluar meninggalkan hotel, diduga ini yaitu wanita panggilan yang mencari mangsa serta transaksi sex di sosial media, ” tuturnya.

Dari hasil interogasi petugas penyidik PPNS Satpol PP Bukittinggi, Ct mempunyai akun di beberapa sosial media untuk mencari pelanggan. Ct gabung di sebagian group sex.

Pria hidung belang yang menuliskan status mencari PSK di sekitaran Bukittinggi, segera dikirimi pesan oleh Ct. Menurut Ct, dia menempatkan tarif Rp250 ribu per dua jam. Tarif ini diluar sewa kamar hotel.

Sesaat, waktu terjaring razia pekat di hotel, Ct mengakui baru juga akan melakukan perbuatan mesum dengan seseorang pria yang di kenal di Facebook, tetapi batal karna pria itu ketahui ia tengah hamil, hingga pria itu segera pergi tanpa ada membayarnya sepeser juga serta cuma membayar uang sewa kamar hotel.

Ct terancam diserahkan ke pengadilan tindak pidana enteng karna tidak mematuhi Perda Kota Bukittinggi Nomor 3 Th. 2015 mengenai Penyakit Orang-orang. Ct terancam hukuman tiga bulan hukuman penjara atau denda Rp1 juta.

About admin