Home / berita umum / Menyambi Jadi Pengedar Sabu & Ekstasi, Penjual Mainan Diringkus Polisi

Menyambi Jadi Pengedar Sabu & Ekstasi, Penjual Mainan Diringkus Polisi

Menyambi Jadi Pengedar Sabu & Ekstasi, Penjual Mainan Diringkus Polisi – Penjual mainan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Ari Setiyawan (33) , warga Sawah Besar, Gayamsari di tangkap Satresnarkoba Polrestabes Semarang. Dalam penangkapan di Jalan Durian, Lamper Kidul, Semarang Selatan, Jumat (12/1) pagi itu, petugas mengambil alih 200 butir pil ekstasi serta 8 gr sabu-sabu dalam paket siap edar.

” Yang perihal udah jadi sasaran operasi, kami lihat pergerakannya sampai penyergapan dijalankan di ruas Jalan Lamper Kidul, Semarang Selatan, selagi dia akan melaksanakan transaksi, ” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji selagi menyelenggarakan perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (15/1) .

Selagi penangkapan, petugas mendapatkan satu paket sabu satu gr disimpan di saku celananya. Abiyoso menjelaskan, dari temuan tanda untuk bukti itu selanjutnya melaksanakan pengembangan sampai pada akhirnya mendatangi tempat tinggal kos Ari yg ada di daerah Gayamsari.

” Selagi kami melaksanakan penggeledahan di kamar kos dia kami kembali mendapatkan tanda untuk bukti jumlah 200 butir pil ekstasi serta 7 gr sabu-sabu. Baik ekstasi atau sabu-sabu udah dikemas per paket serta siap diedarkan, ” papar dia.

Ari mengakui narkoba itu didapat dari seorang berinisial Y yg udah dikenalnya sepanjang enam bln. paling akhir. Selagi itu dia lagi tengah berjualan mainan di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

” Pria berinisial Y itu juga yg menguasai Ari dalam mengedarkan barang terlarang itu lewat handphone, dari ambil barang selanjutnya diracik per paket sampai di tempatkan di satu tempat buat di ambil pemesannya, ” tangkisnya.

Ari mengemukakan baru enam bln. ini jadi operator peredaran narkoba. Ari mengakui sanggup imbalan duwit Rp 2 juta buat jasanya mengedarkan beberapa ratus butir pil ekstasi serta beberapa puluh gr sabu-sabu.

” Baru saat pertama kalinya ini, eh jadi tertangkap, ” tuturnya.

Dia menambahkan, narkoba pesanan itu rata-rata dia tanam di tanah serta selanjutnya atasnya di beri potongan asbes jadi isyarat. ” Saya tanam selanjutnya saya tandai dengan potongan asbes. Seandainya pesanan paling banyak di daerah Lamper serta Semarang Tengah, ” tangkisnya.

Disamping itu Kasat Reserse Narkotika serta Obat Beresiko Polrestabes Semarang AKBP Sidiq Hanafi mengimbuhkan, sebelum saat pada akhirnya tertangkap Ari udah jual ekstasi jumlah 168 butir serta sabu-sabu seberat 17 gr. ” Tanda untuk bukti yg kami sita merupakan bekasnya, ” tandasnya.

About admin