Home / Uncategorized / Penyeludupan 100Kg Ganja, 2 Warga Ace Diringkus Polda Sumut

Penyeludupan 100Kg Ganja, 2 Warga Ace Diringkus Polda Sumut

Penyeludupan 100Kg Ganja, 2 Warga Ace Diringkus Polda Sumut – Dua penduduk Aceh Timur membawa narkoba type ganja seberat 100 kilo-gram (kg) sukses digagalkan petugas Subdit I Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut).

Kedua-duanya diamankan kala penyergapan di Jalan Medan Binjai, Km 12, 8 (SPBU Sei Semayang), Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Jumat (3/8/2018) pagi hari. Ke-2 terduga ialah S alias Din (28) penduduk Dusun Ketibung, Desa Bunin, Kecamatan Lokop Serba Jadi, Aceh Timur serta AR (20) penduduk Desa Rampah, Dusun Ramung, Kecamatan Lokop Serba Jadi, Aceh Timur.

Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumut, AKBP Fadris membetulkan penangkapan ke-2 penduduk Aceh yang akan menyelundupkan narkoba type ganja. ” Ke-2 penduduk Aceh ini diamankan, sehabis polisi mengerjakan undercover buy, ” ujarnya terhadap wartawan, Senin (6/8/2017).

Dia memaparkan awal kalinya penangkapan dilaksanakan, team memperoleh info ada penduduk Aceh yang bakal jual ganja dalam jumlahnya besar. ” Polisi lantas mengerjakan penyamaran jadi konsumen serta membawa transaksi di daerah Sunggal, ” katanya.

Ke-2 penduduk Aceh itu lantas tawarkan 100 kg ganja dengan harga Rp2, 5 juta per kg. Sehabis harga disetujui, polisi yang menyamar jadi konsumen itu setuju mengerjakan transaksi di Jalan Medan Binjai, Km 12, 8 tidak jauh dari SPBU Sei Semayang, Sunggal, Deliserdang.

” Sekira waktu 01. 00 WIB, ke-2 terduga dengan menaiki mobil ada ke area yang disetujui. Demikian terduga perlihatkan barang untuk bukti ganja secara langsung kita tangkap, ” terangnya.

Fadris menuturkan dari ke-2 terduga ditangkap barang untuk bukti 4 bal besar daun ganja kering seberat kurang lebih 100 kg, mobil Daihatsu Xenia BL 1359 D/BK 1359 ID (palsu) serta handpone. Lalu, ke-2 terduga serta barang untuk bukti dipindah ke Ditres Narkoba Polda Sumut untuk dilaksanakan pengecekan selanjutnya serta peningkatan masalah.

Dikatakannya, ke-2 terduga mengakui dari penjualan bakal memperoleh keuntungan Rp250 ribu per kg jika ganja itu terjual. ” Dari tiap-tiap kilo-gram, terduga bisa fee Rp250 ribu dari pemilik ganja inisial A. Ke-2 terduga ini pengin mengantarkan ganja ke Medan lantaran tekanan ekonomi, ” katanya.

Fadris memberi tambahan, sekarang ini pihaknya tengah mengerjakan peningkatan pada inisial A serta jaringannya yang berikan narkotika type ganja itu terhadap terduga. ” Untuk A tetap kita buron, ” ujarnya.

About admin